Rabu, 18 September 2019

terima kasih

terima kasih buat kalian yang menertawakan aku,sehingga aku bisa belajar bagaimana caranya menangis,

terima kasih buat kalian yang membuat aku menangis,sehingga aku bisa belajar untuk tidak membuat kalian terluka

terima kasih buat kalian yang membuat aku terluka,sehingga aku bisa tau bagaimana harus bersikap lebih sabar,

terima kasih buat kalian yang membuatku bersikap lebih sabar,sehingga aku mampu mengendalikan diri untuk tidak membalas perbuatan kalian

terima kasih buat kalian yang membuatku bisa mengendalikan diriku,sehingga aku bisa mengerti kalian tanpa mengharapkan bahwa kalian harus mengerti tentangku

perlakuan kalian mengajariku banyak hal dalam hidup ini.

segala sesuatu ada waktunya, ada saat aku harus tertawa dan ditertawakan, ada saatnya aku harus menangis tetapi tidak ingin ditangisi, aku akan tetap mengasihi bukan untuk dikasihani..


Voice Of RH

Minggu, 24 Maret 2019

Coretan Resah

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....

Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh dan sholehah

Amin... Ya Rabbal 'Alamin


My voice...

Kamis, 22 Oktober 2015

semedi

saat selera dan keinginan untuk menulis mulai hilang...
perlahan g ada ide lagi yang bisa q tuang kan dalam bentuk tulisan...
sepertinya aq mulai kehilangan jati diri...
harus semedi ini... agar bisa menemukan kembali semangat yang menghilang.....
 maaf mungkin blog ini q tinggalkan dalam jangka waktu yang aq endiri ga mampu untuk menjawab....
semoga saat kembali hati pun telah membaik....

Rabu, 21 Oktober 2015

Maaf

Bukan perkara mudah ketika engkau memilih ku sebagai seseorang dalam hati mu,banyak perbedaan yang membuat kita jatuh bangun dan tiarap bersama.. tapi sejauh ituh kita masih mampu saling menggenggam tangan masing- masing... Entah siapa yang lebih sabar dari siapa..

Namun bukan sekali aku merasa kehilangan kasih sayang darimu, ketika tanganmu tak lagi membelai lembut rambutku, mengecup keningku atau mengucap “aku mencintaimu de”. Ada yang hilang dari diriku, ada yang salah dengan diriku, adakah yang salah dengan dirimu juga? Mari kita koreksi bersama, tetap bergandeng kita walau seperti ada bara api di genggamannya. Seperti hendak memisahkan kita walau bagaimanapun caranya.

Maafkan aku sayang, ketika akhirnya muncul kekuranganku…
Maafkan aku sayang, ketika tanpa sengaja menjawab dengan ketus pertanyaanmu…
Maafkan aku sayang, ketika selalu mengeluh ini dan itu…
Maafkan aku sayang, ketika sikapku kurang berkenan bagimu…

Apabila sesuatu hal terjadi, maka komunikasi sebagai wadah mencari solusi bukan sekedar berargumentasi atau membela diri. Bukan aku bermaksud membantah setiap ucapanmu, tolong jangan beranggapan demikian. Mari kita bicarakan dengan hati dan kepala yang dingin.

Bila memang sabar dan sayang masih dalam hati...
Aku masih menunggu mu di titik saat kau melangkah pergi...
Tapi bila kecewa yang telah kau genggam maka aku hanya sanggup meminta maaf...

Tapi satu hal rasa di hati ini tidak akan berubah... Andai suatu saat kau menoleh kebelakang..
aku pastikan aku akan ada di situ menanti mu...

Maaf....... 

Selasa, 20 Oktober 2015

entah

Rasa nya lelah saat sekitar q mulai bertanya "mana nieh papa baru buat azka??"
Ada lagi komentar yang lebih g enak " mama azka khan cantik.. jangan lama - lama nanti jadi fitnah lho... "
Astaghfirullah...
Gagal rasanya hati ini untuk move on denger kata - kata begitu...
Belum lagi ada yang dari seberang gang bertanya " katanya deket ma putra nya bu ini yah??"
Ati-ati lho orang nya gini - gini.... dan bla dan bla dan bla...
Ya Allah kalau boleh aq ingin menghilang sesaat...
Apa benar untuk mengakhiri sebuah gosip harus memunculkan gosip yang baru??
Trus aq kudu pieee???
Klu sudah gini apa aq harus menyalahkan orang yang membuat saya pada posisi seperti ini??
Misal papa nya Azka mungkin... Atau Putranya bu itu yang membuat q galau setiap hari...
Lelah dengan semua pemberitaan ituh... Lelah juga dengan pertanyaan mama papa...
Akhirnya aq mengganggu putra nya bu itu untuk menanyakan sebenarnya gimana hubungan kita ke depan??
Bukan jawaban yang q dapat malah kata kecewa..
dy bilang aq ga bisa ngertiin dy...
Lha trus yang ngertiin aq sapa klu kaya gini??
Ya Allah apa aq salah??
Apa aq kekanak-kanakan??
Kenapa semudah ituh dy memutuskan pergi??
Apa aq yang salah??
Dulu papanya azka pun begitu mudah melepas kan aq..
Sekarang juga... Apa aq ga pantas di cintai??
Entah lah...
YA Allah ampuni aq atas pertanyaan q yang tak pantas q lontar kan...





Senin, 28 September 2015

Apa Yang Kau cari....

Apa yang kau cari..
D gunung teduh...
D hati gaduh....
Hari-hari d tusuki duri....

Apa yang kau cari...
Di gunung sejuk ke seluruh...
Di tubuh kita tak saling menyentuh...
Mengapa diri demikian meninggi?

Sudah tersingkap cinta...
Pukaunya menyilaukan mata...
Sepertinya gerimis tak usai datangkan badai...
Mengembalikan kau dan aq d sini....

Tapi kau adalah kau....
Dan aq adalah aq....
Kau dan aq bersepakat dalam qta....
Hingga tak berjarak surga dan realita....

SATU CINTA

Aq hanya menginginkan satu cinta

Satu cinta yang murni karna diriq.

Bukan atas apa dan siapa diri q.

Hanya tentang aq.

Aq hanya menginginkan satu kekasih.

Yang mencintaiq selayaknya diriq.

Tanpa melebihkan apa yang lebih.

Dan mengurangkan apa yang kurang.

Aq hanya membutuhkan satu melodi.

Melodi yang mengalun indah d hatiq.

Karna kehadiran mu yang mengusik angan.

Satu melodi yang tertulis atas namamu.

Sayang taukah kau, bahwa dirimu yang q inginkan.

Mengertikah kau, kalau hanya dirimu yang q butuhkan.

Pahamilah hati yang merindu ini.