Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang s’lalu mendiami serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat diri
tuk lalui hari-hari
Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu
Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh taman asa
di antara kuntum bunga mawar yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’
Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri
dan kau tetap disana, diami sudut paling sunyi dan suci…
Rabu, 12 Januari 2011
Cinta............
Aku hanya ada cinta
Yang nilainya mungkin tidak lebih dari kerinduan
Namun lebih mulia dari pengorbanan
Yang lebih rendah dari rasa sayang
Namun jauh lebih tinggi dari pengabdian
Yang nampak maya dalam keindahan
namun kekal dalam kematian
aku hanya ada cinta
yang kutanam di tebing-tebing nurani
karena sesungguhnya
Ini lah cinta sejati
Yang nilainya mungkin tidak lebih dari kerinduan
Namun lebih mulia dari pengorbanan
Yang lebih rendah dari rasa sayang
Namun jauh lebih tinggi dari pengabdian
Yang nampak maya dalam keindahan
namun kekal dalam kematian
aku hanya ada cinta
yang kutanam di tebing-tebing nurani
karena sesungguhnya
Ini lah cinta sejati
Jumat, 07 Januari 2011
Nyanyikan Nasyid yuuuukkk...... ^_^
Nasyid ini begitu indah, kaya makna, penuh pesona, dan tak ada salahnya jika kita renungkan,,,
Sesungguhnya
Raihan
Sebenarnya hati ini cinta kepada Mu
Sebenarnya diri ini rindu kepada Mu
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa cinta masih tak hadir
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa rindu belum berbunga
Sesungguhnya walau kukutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau kusiram
Dengan air hujan dari tujuh langit Mu
Namun cinta takkan hadir
Namun rindu takkan ber bunga
Kucuba menghulurkan
Sebuah hadiah kepada Mu
Tapi mungkin kerana isinya
Tidak sempurna tiada seri
Kucuba menyiramnya
Agar tumbuh dan berbunga
Tapi mungkin kerana airnya
Tidak sesegar telaga kauthar
Sesungguhnya walau kukutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau kusiram
Dengan air hujan dari tujuh langit Mu
Namun cinta takkan hadir
Namun rindu takakan berbunga
Jika tidak mengharap rahmat Mu
Jika tidak menagih simpati
Pada Mu ya Allah
Tuhan hadiahkanlah kasih Mu kepadaku
Tuhan kurniakanlah rinduku kepada Mu
Moga kutahu
Syukurku hanyalah milik Mu
Antara Dua Cinta
Raihan
Apa Yang Ada Jarang Disyukuri
Apa Yang Tiada Sering Dirisaukan
Nikmat Yang Dikecap Baru Kan Terasa Bila Hilang
Apa Yang Diburu Timbul Rasa Jemu
Bila Sudah Di Dalam Genggaman
Dunia Ibarat Air Laut
Diminum Hanya Menambah Haus
Nafsu Bagaikan Fatamorgana
Di Padang Pasir
Panas Yang Membahang Disangka Air
Dunia Dan Nafsu Bagai Bayang-bayang
Dilihat Ada Ditangkap Hilang
Tuhan.. Leraikanlah Dunia
Yang Mendiam Di Dalam Hatiku
Kerana Di Situ Tidak Ku Mampu
Mengumpul Dua Cinta
Hanya CintaMu Ku Harap Tumbuh
Dibajai Bangkai Dunia Yang Kubunuh
Sesungguhnya
Raihan
Sebenarnya hati ini cinta kepada Mu
Sebenarnya diri ini rindu kepada Mu
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa cinta masih tak hadir
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa rindu belum berbunga
Sesungguhnya walau kukutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau kusiram
Dengan air hujan dari tujuh langit Mu
Namun cinta takkan hadir
Namun rindu takkan ber bunga
Kucuba menghulurkan
Sebuah hadiah kepada Mu
Tapi mungkin kerana isinya
Tidak sempurna tiada seri
Kucuba menyiramnya
Agar tumbuh dan berbunga
Tapi mungkin kerana airnya
Tidak sesegar telaga kauthar
Sesungguhnya walau kukutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau kusiram
Dengan air hujan dari tujuh langit Mu
Namun cinta takkan hadir
Namun rindu takakan berbunga
Jika tidak mengharap rahmat Mu
Jika tidak menagih simpati
Pada Mu ya Allah
Tuhan hadiahkanlah kasih Mu kepadaku
Tuhan kurniakanlah rinduku kepada Mu
Moga kutahu
Syukurku hanyalah milik Mu
Antara Dua Cinta
Raihan
Apa Yang Ada Jarang Disyukuri
Apa Yang Tiada Sering Dirisaukan
Nikmat Yang Dikecap Baru Kan Terasa Bila Hilang
Apa Yang Diburu Timbul Rasa Jemu
Bila Sudah Di Dalam Genggaman
Dunia Ibarat Air Laut
Diminum Hanya Menambah Haus
Nafsu Bagaikan Fatamorgana
Di Padang Pasir
Panas Yang Membahang Disangka Air
Dunia Dan Nafsu Bagai Bayang-bayang
Dilihat Ada Ditangkap Hilang
Tuhan.. Leraikanlah Dunia
Yang Mendiam Di Dalam Hatiku
Kerana Di Situ Tidak Ku Mampu
Mengumpul Dua Cinta
Hanya CintaMu Ku Harap Tumbuh
Dibajai Bangkai Dunia Yang Kubunuh
Kamis, 06 Januari 2011
Cinta Adalah
Cinta adalah lukisan hati yang mewarnai indahnya hari
Cinta adalah kalbu terdalam yang menyiratkan keinginan
Cinta adalah sebuah harapan yang tersungging dikeletihan hati
Cinta adalah setiap ketukan jantung yang menyahutkan rasa
Cinta adalah kerlipan-kerlipan mata saat memandang pesonamu
Cinta adalah tertawa bersamamu dalam kehangatan jiwa
Cinta adalah mimpi untuk terbang lebih tinggi dengan sayapmu
Cinta adalah separuh hati yang terbagi untuk suatu keajaiban kecilmu
Cinta adalah perjalanan yang jauh dalam suatu asa yang tersirat
Cinta adalah dekapan hangatmu dalam dinginnya kekosongan hati
Cinta adalah seberkas cahaya dalam lorong kegelapan masa lalu
Cinta adalah oasis dalam kegersangan setiap penatku
Cinta adalah semangat bertubi saat ku terjerembab dalam keterpurukan
Cinta adalah sepotong aura yang memenuhi kalbu saat ku menyerah
Cinta adalah dirimu yang bersinar diantara bintang dilangit
Cinta adalah logika untuk memahami perasaan yang menghantuiku
Cinta adalah saat bersamamu melewati setiap detik waktu terindahku
Cinta adalah kalbu terdalam yang menyiratkan keinginan
Cinta adalah sebuah harapan yang tersungging dikeletihan hati
Cinta adalah setiap ketukan jantung yang menyahutkan rasa
Cinta adalah kerlipan-kerlipan mata saat memandang pesonamu
Cinta adalah tertawa bersamamu dalam kehangatan jiwa
Cinta adalah mimpi untuk terbang lebih tinggi dengan sayapmu
Cinta adalah separuh hati yang terbagi untuk suatu keajaiban kecilmu
Cinta adalah perjalanan yang jauh dalam suatu asa yang tersirat
Cinta adalah dekapan hangatmu dalam dinginnya kekosongan hati
Cinta adalah seberkas cahaya dalam lorong kegelapan masa lalu
Cinta adalah oasis dalam kegersangan setiap penatku
Cinta adalah semangat bertubi saat ku terjerembab dalam keterpurukan
Cinta adalah sepotong aura yang memenuhi kalbu saat ku menyerah
Cinta adalah dirimu yang bersinar diantara bintang dilangit
Cinta adalah logika untuk memahami perasaan yang menghantuiku
Cinta adalah saat bersamamu melewati setiap detik waktu terindahku
Rabu, 05 Januari 2011
Senandung Kerinduan
Wajahmu masih terlihat jelas di mataku..
Suaramu masih terngiang di telinga walau sayup terdengar...
Dirimu masih kurasa , meski kini sudah tak berwujud nyata..
Kau ada dalam ingatan , tak mungkin aku menghapusnya..
Hanya sedikit melupakan , menyimpan semua kenangan..
Tertata dengan indah , mengemasnya dengan rapih..
Di dalam kenangan akan memori sebuah peristiwa..
Menguncinya dengan rapat , dekat di kedalaman hati..
Di dalam lubuk sanubari..
Aku berjalan menyusuri alur-alur kehidupan , tibalah di sebuah persimpangan..
Sesaat aku terdiam , lalu berfikir, Jalan mana yang akan ku pilih..??
Meski akan tersesat , aku harus memutuskan..
Ku buka mata hati , dengan satu keyakinan..
Kemanakah angin akan melaju , kemanakah air akan mengalir ?
Sampai manakah awan akan berarak , kepada siapa kata ini ku angankan ?
Dalam kabut kelam rindu ini tertahan , datanglah dan berbaringlah di sisiku..
Turunlah dan berbisik dekat di batinku , rengkuhlah tubuh dan sukma dalam cintamu..
Nyaman aku dalam pelukmu..
Suaramu masih terngiang di telinga walau sayup terdengar...
Dirimu masih kurasa , meski kini sudah tak berwujud nyata..
Kau ada dalam ingatan , tak mungkin aku menghapusnya..
Hanya sedikit melupakan , menyimpan semua kenangan..
Tertata dengan indah , mengemasnya dengan rapih..
Di dalam kenangan akan memori sebuah peristiwa..
Menguncinya dengan rapat , dekat di kedalaman hati..
Di dalam lubuk sanubari..
Aku berjalan menyusuri alur-alur kehidupan , tibalah di sebuah persimpangan..
Sesaat aku terdiam , lalu berfikir, Jalan mana yang akan ku pilih..??
Meski akan tersesat , aku harus memutuskan..
Ku buka mata hati , dengan satu keyakinan..
Kemanakah angin akan melaju , kemanakah air akan mengalir ?
Sampai manakah awan akan berarak , kepada siapa kata ini ku angankan ?
Dalam kabut kelam rindu ini tertahan , datanglah dan berbaringlah di sisiku..
Turunlah dan berbisik dekat di batinku , rengkuhlah tubuh dan sukma dalam cintamu..
Nyaman aku dalam pelukmu..
Langganan:
Postingan (Atom)