Senin, 25 Mei 2015
Olah Raga Mata Ringan
2. mmm.... Gimana ngomongnya ya.....???? Baca no 8
3. Penasaran ya??? Baca no 9
4. Dari pada bingung baca aja no 15
5. Gua gak berani ngomong nich!!!! 17 aja ya
6. Gua Pinginnya sich ngomong sekarang, tapi no 16 deh!!
7. Q bakal Ngomong, tapi baca dulu no 2
8. Yang pingin gua sampe...in tuch benar2 simple, makanya baca no 4
9. Gak usah deg2an gitu donk, Sederhana kok, Segampang baca no 18
10. Belum , Baca no 19 dulu !!
11. Mulai capek ya?? Sabar, Baca aja no 13
12. Sebenarnya gua pungin ngomong kalo (ah, Baca no 3 deh)
13. Tinggal dikit lagi, baca no 20
14. Duh, capek deh!!! baca no 21
15. Dah mulai pusing? Baca no 6
16. masih belum ngerti ya?? baca no 12
17. ah malu nich!!, baca no 7
18. gua gak tau, loe bakal ngerti apa gak!! Tolong baca no 10
19. Baca no 11 Dengan tenang ya,, ntar loe tau ndiri.
20.Sekarang gua ngomong deh, baca no 14 pelan-pelan ya
21. gak jadi ngomong wez !!! "MATA PUSING" @_@
Rinai Hujan 2010
Cinta itu
Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.
Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.
Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.
Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu.
Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.
Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.
Aku pasti berendam air mata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.
Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya.
Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.
Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga…
.
Cinta itu nggak harus diucapkan lewat kata …. Cinta itu nggak harus di ucapkan lewat bahasa … Cinta itu nggak butuh rayuan yang nggak pasti … Cinta itu hanya butuh kesetiaan … Cinta hanya butuh kepastian dan keikhlasan … Cinta hanya butuh ketulusan … yang muncul dari hati yang paling dalam … dengan penuh ketulusan… siapa yang menganggap cinta itu sementara … maka ia lah orang yang paling bodoh … jika ia mengalami cinta yang sementara …. maka yang dia alami bukanlah cinta …. di dalam cinta …. tidak ada penghianatan …. tidak ada kepedihan …. karena cinta itu harus tulus ….
Minggu, 24 Mei 2015
Sedih
hinggap di hati, ku seperti merasa sendiri
tiada kawan tiada tempat untuk ku berbagi
dan mencurahkan segenap rasa di hati
mungkinkah Kau telah pergi, tinggal pilu di hati
atau mungkinkah ku yang lari, tinggalkan sayangMu
sedangkan Kau tlah membuka pintu di hati
dan memelukku kembali dalam sayangMu
dimanakah Engkau Robbi
yang akan selalu hadir
dan hapus sepi dan sedih rasa di hati
tiada kawan, tiada tempat untukku berbagi
dan mencurahkan segenap rasa di hati
dimanakah Engkau Robbi
yang akan selalu hadir
menghapus sepi dan sedih, rasa di hati
dimanakah engkau rabbi
yang akan selalu hadir
menghapus sepi dan sedih, rasa di hati
Bila Wanita Menangis..
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.
Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.
Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya... .
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi. Dia menjadi lemah.
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu, Dia akan menurunkan rasa egoisnya.
Lelaki, jika seorang wanita pernah menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan pengertian.
Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.
Lelaki, jika seorang wanita menangis karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didepanmu, Saat dia menangis karnamu,
Lihatlah matanya....
Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?
Pikirkan....
Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu.... ..
Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan
Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam
tidaklah memungkinkan lagi.
Lelaki
Pikirkanlah tentang hal itu
Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.
Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya..
Pertimbangkanlah
Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk bilang 'MAAF'!!
RH
Ramadhan
penuh berkah, ketika bulan yang begitu dirindukan itu tanpa bisa ditolak pergi
meninggalkan. Terasa sekali jiwa ketakwaan yang masih rapuh, saat Ramadhan
pergi. Sadar banyak sekali kesempatan terlewatkan tanpa pencerahan. Ingin
Ramadhan tetap menjadi hari-hari yang panjang.
Syawal, Idul fitri, tetap menggembirakan. Hari kemenangan. Meski ketakwaan tak
yakin telah merasuk di jiwa. Yang diinginkan adalah nuansa Ramadhan yang teduh
dan menyimpan energi penyemangat yang unik tetap dirasakan di bulan-bulan yang
akan datang. Agar bekal yang telah dihimpun selama Ramadhan bisa tetap terjaga
tak ternoda hingga kelak bertemu kembali dengan hari-hari mulia itu, atau lebih
dulu kembali menghadap pemilik bulan barokah itu sebelum hilal Ramadhan
menggaris di langit dunia.
Ketika perpisahan menjelma, kerinduan pun merasuk ke setiap celah jiwa. Tak
henti memori mengingat saat-saat bahagia dalam kebersamaan dan segala romantisme
sesaat sebelum waktu memisahkan. Dan kerinduan memberi kekuatan dan optimisme
yang khas, harapan kuat untuk bisa berjumpa kembali
RH
Dalam Dekapan Sang HUjan
Hanya dalam pelukan sang hujan aku bisa membenci dan mencintai mu
Dan hanya dalam pelukan sang hujan aku bisa melihat wajah mu.
Dia yang hidup dari warna pelangi.
Yang akan datang sesaat setelah sang hujan meninggalkan jejak.
Dan akan pergi seketika mentari tampak.
Begitu mencintai mu dengan sayap pelangi
dan membenci mu karena tak pernah tinggal lama.
Ku rela menanti sang hujan yang dingin.
Yang akan memmelukku erat dalam riakan air kedukaan hanya untuk melihat mu datang sesaat.
Penantian yang panjang, melelahkan menjemukan dan memuakkan
Tapi aku tetap akan menunggu mu.
Aku tak perduli.
Walau sang hujan akan mengambil sedikit-demi sedikit nyawa ku untuk persembahan.
Aku tak perduli.
Walau aku pasti akan mati dalam pelukan sang hujan.
Karena pada akhirnya aku juga pasti akan mati karena merindukan nya.
*saat pelangi setelah hujan*
**
Dan sejatinya hanya sang hujan yang selalu bersedia memeluk ku.
Mengapus air mata ku dan membuat ku tertawa
Yang telah membuat aku jatuh cinta dan terus merindu…
*saat sang hujan memelukku*
terbang
Aku ingin seperti burung..
Memiliki sayap gagah yang membelah angkasa..
Bila dia terbang melesat menggapai kebebasan..
Lalu menukik tajam tanpa takut terjatuh
Aku ingin memiliki sepasang sayap..
Yang akan membawaku pergi jauh dari duka...
Meninggalkan dilema hidup yang terus membayangi..
Tanpa pernah ada kata sudah atau selesai
Aku ingin kembali ke bumi dari pengembaraan..
Menyimpan kembali sayapku baik-baik..
Agar nanti dapat kubawa tebang kembali..
Bila gundah dan resah kembali hadir
Aku ingin seperti burung,..
Terbang,..
Melesat,..
Menukik,..
Mengembara,..
Pulang,..
Terbang kembali,..
Tanpa takut jatuh dan luka..
Tapi aku tetap lah aku..
Tetap manusia yang tak pernah lepas..
Dari himpitan problema hidup
Namun,..
Aku tetap ingin seperti burung...
Aku ingin seperti burung!!
RH
Tanpa Judul Saja
mana,
mimpi dan rindu,
terselip dari antara hariku,
berikan indahnya mencinta dan merindu padaku,
Berjalan hampir tak pasti.
Bersama rindu dan penantian.
Menggenggam indah dan pedihnya perjalanan dan pencarian panjang.
JUST NOTE
Oleh karena itu jika kita ridho dan Ikhlas dengan segala ketentuan - Nya,
maka tidak akan ada lagi ujian hidup yang terasa berat bagi kita.
Dan untuk membelah badai kehidupan kita harus menjadi orang yang tegar,
karena ketegaranlah yang menjadikan batu karang mampu memecahkan ombak.
Suara Rinai Hujan
16042010
RINDU
alam dimensi pikiran ku…….
Kerinduan tanpa batas membawaku jatuh ke garis titik nadir
kehidupan ini….
Sepatah kata rindu yang terucap dari suara hati ku terbawa oleh angin malam dalam mimpi indah mu…..
Semakin berulang kali kata rindu terucap dalam benak ku,
semakin aku terbangun memikirkan mu….
Rasa rindu ini berkecamuk dalam sanubari ini membuat raga ini tak berdaya melawan bayang – bayang wajah mu yang selalu mengikuti ku….
Semakin hari rasa kerinduan ini merusak sayap-sayap patahku, Semakin aku terbang jauh ke langit ketujuh lalu jatuh terhempas kehadapanmu…
Sebuah kata rindu yang tidak dapat dilukiskan oleh seribu bait-bait syair seorang pujangga tanpa nama….
sebuah kata rindu yang tidak dapat diukir oleh seribu pahatan seorang seniman tanpa nama……………
biarlah senandung kisah rindu ini menemani khayalan ku…..
saat aku berbicara pada dinding – dinding kamar menyebut nama mu selalu…….
RH 24 APRIL 2010
CINTA
kau akan menggambarkannya seperti apa?
Apakah seperti langit malam bertabur bintang,
aurora di musim semi yang paling tak mungkin,
ataukah gunung api yang ekspresif untuk meletus kapan saja?
Kalau saja cinta itu bisa diwarna,
kau akan mewarnainya sebagai apa?
Apakah merah yang senantiasa membara,
putih yang bersih tanpa noda,
ataukah gradasi warna ungu yang menggoda tak jelas?
Kalau saja cinta ini bisa dimaknai,
kau akan memaknainya sebagai apa?
Apakah wujud bersatunya dua insan yang berbeda,
simbolitas formal dalam keabnormalan zaman,
ataukah ketidakjelasan emosi yang tak terungkapkan?
Kalau saja aku yang diberi pertanyaan, aku akan bilang….
Cinta kugambarkan sebagai lukisan abstrak yang indah sekaligus
berteman dengan kesepian yang nisbi.
Cinta kuwarnai dalam segala warna pelangi berikut
gradasinya yang elok dan misterius.
Cinta kumaknai lebih dari dua insan, lebih luas dari semata simbolis,
lebih dari sekedar kata – kataku yang tertulis di sini.
PADA MU MALAM
Tentang kisah seorang anak manusia
Yang tengah wujudkan asa dan cintanya
Dengan rangkaian usaha dalam untaian doa-doanya
Pada pekatnya malam ku bercerita
Tentang kisah seorang anak manusia
Yang menghabiskan sepertiga akhir malamnya
Dengan tetes air wudlu dan tunduk sujud pada Tuhannya
Bertaubat dan mohon ampun atas segala khilaf dan dosa dengan linangan air mata
Pada pekatnya malam ku bercerita
Tentang kisah seorang anak manusia
Yang menghabiskan sepertiga akhir malamnya
Menghiba dan meminta kepada Dzat yang maha memiliki segala
Pada pekatnya malam ku bercerita
Tentang kisah seorang anak manusia
Yang menghabiskan sepertiga akhir malamnya
UNTUK MU IBU
Sekarang aku jauh darimu, disudut kota yang aku tak mengenalnya. Dan jarang sekali aku melihat tatapan itu lagi, jarang sekali aku menikmati senyum manis yang sejukkan hati. Tapi indah senandungmu masih terngiang dalam sisi ruang telingaku, dan tak akan pernah aku hapus. Kau tau….? Disini aku-pun kadang terjatuh, aku tak mampu menahan hempasan kesedihan yang terkadang sangat kejam menerpaku. Tapi setidaknya aku masih menyimpan kidung yang pernah kau lantunkan untukku, hingga bisa selalu aku dengar. Aku masih punya rangkaian kata indahmu, untuk selalu aku resapi. Dengan itulah aku kembali berdiri, kembali menatap apa yang aku cari.
Meski saat ini kita tak bersama, tapi indah kasihmu masih membelai lembut hati. Meski tubuhmu saat ini tak ada disampingku, tapi hangat pelukmu masih terasa, saat dingin menyelimuti.
Aku hanya tak ingin menyakitimu, aku takut air mata menetes dari mata indahmu hanya karena keta’warasanku. Aku akan tetap berusaha menjaga hatiku untukmu, aku akan tetap menjaga kasih sayangmu. Karena kasih sayangmu sangat aku butuhkan dalam setiap jejak langkahku, karena manisnya senyummu, hangatnya pelukmu, akan selalu membawa angin sejuk untukku. Dan percayalah, aku akan tetap menjadi anak terbaikmu. untukmu IBU ” .
Mav kan ketakberdayaan ku membahagiakan hati mu... mungkin aq hanya mampu menyusahkan mu.... tapi tak pernah lelah doa kau kirimkan hanya untuk ku... untuk kami... putra - putri mu.....
RH 12 JUNI 2010
Bahagia
Setelah kematian datang, kita hanya akan dikenang seminggu sekali, sebulan sekali, setahun sekali. Kemudian sama sekali akan dilupakan oleh manusia. Meski orang yang menyayangi mengingat kita, ia juga akan meninggalkan dunia. Sehingga semua tentang kita akan hilang ditelan masa. Jangan hanya Berbangga dengan Hidupmu!
Kita hidup sendiri. Bermasalah sendiri. Berbahagia juga sendiri. Andai orang lain mengatakan : “Aku tau yang kau rasakan”, itu hanya ada di bibirnya. Ia tak akan merasakan secara tepat apa yang kita rasa, ia hanya mencoba memahami. Karenanya, perbaiki hidup. Hanya kita yang bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri.
Ketampanan dan kecantikan hanyalah casing, diri kita yang sebenarnya diukur dari seberapa baik kita meletakkan orang lain di hati. Makin baik posisi banyak orang lain di hati kita, makin mempesona diri kita bagi
RH 19 JUNI 2010
Bahagia itu...........
Tapi...ketika anda pulang ke rumah, anda melihat orang yang anda sayangi sedang bersedih karena HPnya rusak atau kemalingan. Masihkah anda bahagia dengan HP yang anda miliki? Padahal dengan uang yang dibelikan HP yang anda miliki sekarang, sebenarnya anda bisa membeli dua buah HP yang berharga sedang.
Apa yang akan anda lakukan? Apakah menjual kembali HP mahal tersebut dan menukarnya menjadi dua buah HP? Ataukah hanya sekedar menghibur dengan mengatakan, "Nanti kalau udah ada duit, kita beli lagi ya..."
Semoga saja anda sependapat dengan saya, karena bagi saya kebahagiaan yang sebenarnya adalah membahagiakan orang lain.
Apalah artinya punya baju mewah jika di sekeliling kita ternyata ada orang-orang yang tak punya pakaian. Apalah artinya bisa makan kenyang sampai ketiduran jika tetangga kita ada yang menjerit karena kelaparan. Terutama jika yang menderita itu ternyata adalah orang-orang yang kita sayangi.
Membahagiakan orang lain bukan hanya dalam konteks memberi materi, tapi juga bantuan berupa tenaga, atau pemikiran. Bahkan ketika kita sendiri sebenarnya tengah kesulitan, tapi ada orang lain yang ingin curhat pada kita, maka kerelaan kita untuk mendengarkannya akan menjadikan kedamaian tersendiri di hati, apalagi begitu melihat ekspresi wajahnya yang lega karena ada orang yang mau mendengarnya.
Salah seorang Guru The Secret yaitu Bob Proctor mengatakan, "Helping others will make you feel better."
Sementara Mark Twain mengatakan:
"The best way to cheer yourself up is to try to cheer somebody else up"
Bahagiakanlah orang lain, maka kita pun akan merasakan kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan diri sendiri.
Semoga kita semua menjadi pribadi bahagia yang mampu membahagiakan orang lain untuk merasakan kebahagiaan yang sebenarnya.
Jumat, 15 Mei 2015
????
Kau pula yang mengambilnya...
Saat hati mulai perlahan membuka
Hanya luka baru yang ku dapat..
Allah...
Kau yang memberi ku luka...
Kau ciptakan pula tempat q berlabuh
Tapi sekejap kemudian Kau ambil kembali...
Bila saat ini hanya luka yang tercipta untuk q...
Aq ikhlas Ya Allah...
Kau lah maha pembolak balik kan hati...
ku serahkan hati q yang tersisa...
q pasrahkan pada siapapun kelak Kau labuhkan....
Allah aq ikhlas...
Kamis, 14 Mei 2015
Cinta
Rabu, 06 Mei 2015
can I
Ya, ada kalanya saya menyemangati orang lain, tapi di saat yang lain, saya butuh diberi semangat oleh orang lain. Saya tidak mau sok spiritual, sok ikhlas, sok kuat, kalau lagi down ya down saja, itu wajar karena saya hanyalah manusia biasa. Bahkan setahu saya, para motivator, mind trainer atau apapun gelar yang mereka sandang, mereka juga bisa down sekali waktu. Hanya bedanya, mereka tidak mau berlama-lama berada dalam kondisi negatif tersebut, karena mereka tahu persis mempertahankan negative state jelas tidak akan mendukung pencapaian keinginan mereka.
Begitu pula yang saya rasakan, disatu saat saya bisa merasa sangat optimis, tapi disaat yang lain saya bisa sangat pesimis, terutama ketika menghadapi hal-hal yang sifatnya urgent, seringkali saya panik dan lupa untuk menggunakan tehnik-tehnik ilmu pengembangan diri yang pernah saya pelajari. Disaat seperti itu, semua ilmu tersebut serasa tak berguna, karena masalah ada di depan mata dan harus diselesaikan dengan cepat, tidak bisa diselesaikan hanya dengan bersikap positif lalu...TUINGG! It's solved like magic. Tapi optimisme harus tetap dipertahankan, karena mengeluh jelas tidak akan menyelesaikan masalah. At least berpikir positif jauh lebih menguntungkan daripada berpikir negatif.
Memang seringkali saya dapat solusi yang ajaib, tapi sering juga saya harus take action yang hasilnya hanya solusi sementara, dan bersambung ke masalah lain. Kadang lelah menghadapi masalah yang begitu-begitu saja bahkan cenderung memburuk, seolah saya hanya berputar-putar di dalam lingkaran setan. Tapi disaat seperti itu saya hanya punya keyakinan, saya hanya mampu menggenggam keyakinan bahwa badai pasti berlalu. Bahwa saat tergelap dalam malam adalah saat-saat menjelang datangnya pagi, bahwa langit akan cerah setelah hujan badai yang deras, bahwa kesulitan dan kemudahan itu adalah dua sisi dari mata uang yang sama yang berarti ada kemudahan di balik setiap kesulitan. Bahkan pepatah mengatakan, "Dalam satu kesulitan ada dua kemudahan". Tuhan maha pengasih, Dia selalu ada untuk mereka yang percaya.
Sejauh ini telah banyak rintangan dan masalah yang terkadang membuat diri ini nyaris tenggelam dalam keputusasaan. But somehow...I survive. So, jika kemarin-kemarin saya bisa survive, begitu pula saat ini dan seterusnya. Not only survive, but I'll get out from this situation and jump up toward the better life!
Can I?
Can dong...
Must can lah...
