Kamis, 25 Maret 2010

Makna Kasih Sayang

Di sebuah rumah, hiduplah sekelompok cecak yang hidup damai dan bahagia. Mereka salaing membantu dan bekerjasama dalam mencari makan. Berbagi suka dan duka bersama.

Suatu saat rumah tempat mereka hidup di bongkar. Rumah itu akan diperbiki dan dijadikan rumah yang lebih mewah daripada rumah sebelumnya.Hal ini tentu saja membuat mereka terpaksa mengungsi, atau setidaknya mencari tempat perlindungan.

Pada hari yang ditentukan di bongkarlah rumah itu. Namun hanya sebagian yang di bongkar.

Beberapa hari kemudian selesailah rumah itu di perbagus. Maka diadakan lah acara syukuran untuk mengawali diisinya rumah tersebut. Si pemilik rumah sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Tetangga - tetangga di undang. Si pemilik rumah ingin agar kebahagiaan yang mereka rasakan juga di rasakan oleh tetangga-tetangganya. Selain juga karena ia ingin lebih mengenal tetangga-tetangganya.

Istri si pemilik rumah sibuk memasak di dapur. Segala bahan makanan yang ada di pasar diangkutnya kerumah. Saat itu mereka akan makn besar dengan tetangga.

Ketika istri pemilik rumah sedang memasak ia di kagetkan dengan suara di balik engsel pintu dapur. Dengan penuh selidik dia mendekat kearah suara itu. Alangkah terkejutnya dia ketika melihat sumber suara itu. Seekor cecak terjepit tak bisa melepaskan diri.
Biasanya cecak memutuskan ekor untuk melepaskan diri. Namun kali ini ia tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya terjepit.

Istri pemilik rumah adalah orang yang penuh kasih sayang. Ia jatuh kasian kepada cecak tersebut. Tapi ia tidak mampu berbuat apa-apa karena tubuh cecak itu benar-benar terjepit. Sedangkan solusi untuk menolongnya adalah membongkar engsel pintu tersebut. Tapi tidak menutup kemungkinan cecak tersebut akan terluka. Akhirnya cecak itu didiamkan saja.

Acara syukuran berlangsung meriah. Pemilik rumah mencoba mengakrabkan diri dengan tetangga.



Sepuluh tahun berlalu. Pemilik rumah itu hidup bahagia. Mereka di karuniai dua orang anak.

Kebahgian keluarga kecil itu semakin lengkap saat saudara-saudaranya yang jauh datang berkunjung. sang istri kembali sibuk memasak untuk tamunya. Saat itu ia teringat dengan cecak yang terjepit, yang dulu ia lihat.

Dengan penasaran di lihatnya cecak itu. Alangkah terkejutnya ia karena cecak itu masih hidup meski tetap terjepit. Ia terheran-heran. Tiba-tiba hidung nya menangkap bau gosong bergegas dia menghampiri masakannya.

Sengaja ia melupakan cecak tersebut karena takut tamunya kelaparan. Setelah acara makan selesai ia memutuskan untuk kembali melihat cecak itu.
Kembali terkejut ia di buat nya. Beberapa ekor cecak tanpak mengerubungi cecak yang terjepit itu. Mereka menyuapi cecak itu.

Mengertilah ia bahwa cecak itu bisa bertahan hidup dalam waktu sepuluh tahun karena bantuan cecak-cecak yang lain....


>>>Suara Rinai Hujan<<<<

Tidak ada komentar:

Posting Komentar