Kamis, 10 Juli 2014

Ikhlas itu

πŸ”· πŸ”· IKHLAS ITU πŸ”· πŸ”·
>menentukan diterima atau tidak diterimanya aktivitas kita sebagai ibadah,
>Karenanya pastikan ia senantiasa menyertai setiap aktivitas kita
>
>πŸ”ΈIkhlas itu….
>Ketika nasehat, kritik dan bahkan fitnah, tidak mengendorkan amalmu dan tidak membuat semangatmu punah.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>Ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesali amal dan tenggelam dalam kesedihan.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>Ketika amal tidak bersambut apresiasi sebanding, tak membuatmu urung bertanding.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>Ketika niat baik disambut berbagai prasangka, kamu tetap berjalan tanpa berpaling muka.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>Ketika sepi dan ramai, sedikit atau banyak, menang atau kalah, kau tetap pada jalan lurus dan terus melangkah.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>ketika kau lebih mempertanyakan apa amalmu dibanding apa posisimu, apa peranmu dibanding apa kedudukanmu, apa tugasmu dibanding apa jabatanmu.
>πŸ”Έ Ikhlas itu..
>ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>ketika posisimu di atas, tak membuatmu jumawa, ketika posisimu di bawah tak membuatmu enggan bekerja.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah, ketika ketinggalan mendorongmu mempercepat kecepatan.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebodohanmu terhadapnya, ketika kedzalimannya terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu terhadapnya.
>πŸ”Έ Ikhlas itu…
>ketika kau bisa menghadapi wajah marah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan
>jiwa besar, ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta.
>πŸ”Έ Ikhlas itu….
>Gampang diucapkan, sulit diterapkan…..
>namun tidak mustahil diusahakan….
>πŸ”Έ Ikhlas itu...
>Seperti surat Al Ikhlas..
>Tak ada kata ikhlas di dalamnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar