Selasa, 14 Desember 2010

Entah.....


Aku semakin merasa mencintai hujan … Karena hujan benar-benar hadir saat aku merindukan nya … Saat aku benar-benar membutuh kan nya … Hujan seakan-akan mengikuti takdir kesedihan ku …

Hari yang indah sebenar nya … Dari sebuah sudut ruangan kaca … Aku menatap hujan, lekat dan dalam … Mencoba menahan tetes air mata yang sudah berada dipelupuk mata ku … Aku amat merasa sendiri … Kelam nya langit dan gemuruh nya angin seakan melukis kan perasaan hati ku saat ini … Ingin aku berlari kedalam mu, hujan !!! Dan bersama mu menghilang kan desir-desir kegalauan hati ku.

Yaa Allah,

jika memang air mata ini harus mengalir dengan deras nya sore ini seperti hujan yang telah Engkau tumpah kan, jadi kan lah ini air mata terakhir ku … Dan jika memang Engkau ijin kan, cabut lah semua keresahan, kegelisahan dan kesedihan dalam hati ku … Ijin kan aku untuk tidak merasakan nya sampai nafas ini Engkau cabut … Biar kan aku hidup hanya untuk menyebut Mu …

Jika memang bisa, jangan jadi kan aku seorang Dewi lagi … Aku tidak mau jadi seorang Dewi yang terlalu berperasa, tidak mau jadi seorang Dewi yang sensitif, aku tidak mau jadi seorang Dewi yang bermanja dalam kehidupan nya, aku tidak mau jadi seorang Dewi … Aku sudah terlalu capek dan lelah dengan diri ku yang sekarang … Ijin kan aku untuk bisa merubah nya … Karena kesalahan demi kesalahan aku lakukan berulang kali … Dan aku lah yang bersalah atas semua nya … Aku hanya hamba Mu yang bodoh …

Hidup untuk bermimpi kah atau Mimpi untuk hidup kah ??? … Aku merasa tidak untuk semua nya saat ini … Aku hanya merasa, aku adalah seorang Dewi yang hanya mengikuti jalur cerita kehidupan nya saja, tanpa syarat, tanpa rasa …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar