Jumat, 03 Desember 2010

Risalah Sepi

Hanya jemari lembut menari
Menggoreskan kata demi kata
Ungkapan hati dalam sepi
Kata hati yang tak pernah berdusta
Tentang kenangan tentang cinta dan airmata

Di kamar hati ini
Masih ada tersembunyi
Kenangan yang tak mampu terlupakan
Jari jemari masih menari
Mengikuti irama suara hati
Tentang kenangan masa yang lalu

Kenangan yang indah
Kenangan yang memilukan
Semua masih terukir disana
Hingga membentuk satu warna
Warna kerinduan

Berkaca jernih ingatan
Tentang semua yang pernah terasakan
Yang pernah terlihat dalam pandangan
Manisnya pertemuan
Pahitnya perpisahan
Segalanya tak dapat terungkapkan

Semua terasa membeku
Setiap ungkapan baris kata
Kadang terasa hambar
Kini berteman sepi

Sendiri menjalani Suka dan duka
Sendiri melangkah pergi
Tanpa menoleh lagi
Kenangan silam
Tinggal tertulis kini
Dalam sebuah puisi
Hingga jemari lelah menari

Membariskan puisi sebuah pengalaman
Ungkapan jiwa cinta dan airmata
Di kamar sepi hati
Titisan membasahi pipi
Dan tak tahu lagi
Pada siapakah harus mencurahkan
Semua yang terasakan saat ini?
r h

Tidak ada komentar:

Posting Komentar